Timnas Masih Buta Kekuatan Irak

, Jakarta – Pelatih tim nasional Indonesia, Nilmaizar , mengatakan masih belum tahu kekuatan Irak, yang akan menjadi lawan perdana timnas di Kualifikasi Piala Asia 2015 . Menurut rencana pertandingan akan berlangsung 6 Februari di Doha, Qatar. “Saya belum dapat rekamannya. Sejauh ini saya baru dapat dari internet. Tapi nanti saya minta kepada Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia untuk rekaman yang lengkap,” kata Nilmaizar, Sabtu, 12 Januari 2013. Meski begitu Nil tidak khawatir. Menurutnya, yang lebih penting adalah tim Merah-Putih melakukan persiapan yang maksimal. Dari sedikit rekaman yang diperoleh di internet, Nil pun mengaku telah sedikit mengenal pola permainan tim juara Asia 2007 tersebut. “Mereka bagus dalam bola lambung karena punya postur tinggi. Kami akan antisipasi itu,” kata Nil. Terkait pola yang akan disiapkan untuk menjegal Irak, Nil mengatakan tidak akan mengubah banyak hal. Irfan Bachdim cs akan tetap bermain dengan pola yang sama, ketika bermain di Piala Federasi Sepak bola Asia Tenggara, akhir 2012 lalu. “Seperti biasa, kami akan maksimalkan serangan balik. Untuk formasi pun tidak berbeda, tetap menggunakan 4-4-2, atau transformasi menjadi 4-4-1-1,” ujar Nil. Menurut Nil, sejauh ini tim terus mempersiapkan diri untuk menghadapi kualifikasi. Namun di tahap awal pemusatan latihan nasional, tim belum akan dijejali materi strategi dan formasi. “Masih pemulihan kondisi fisik. Seminggu ini akan terus seperti itu,” kata mantan pelatih tim Semen Padan tersebut. Di Kualifikasi Piala Asia 2015, timnas tergabung di Grup C, bersama tim papan atas Asia, seperti Irak, Cina dan Arab Saudi. Untuk lolos ke Australia, timnas minimal harus berada di peringkat kedua klasemen akhir. Terakhir kali timnas tampil di Piala Asia pada 2007 di Jakarta, namun terhenti di babak grup. Pada 2011, timnas gagal tampil karena tidak lolos dari babak kualifikasi. ARIE FIRDAUS

Sumber: Tempo.co