PPI 2016 Pamerkan Alat Kesehatan dan Pertanian Terbaru

Surabaya -Pameran Produksi Indonesia (PPI) 2016 memamerkan produk-produk alat kesehatan dan pertanian terbaru dari produsen Tanah Air. Pameran yang diselenggarakan oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin) ini, akan berlangsung pada 20-23 Oktober 2016 di Grand City, Surabaya. “Melalui pameran ini diharapkan dapat meningkatkan kebanggaan serta kecintaan instansi pemerintah, kementerian dan lembaga, BUMN dan BUMD, serta masyarakat terhadap penggunaan produk dalam negeri, sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan industri nasional,” kata Sekjen Kemenperin Syarif Hidayat saat pembukaan PPI 2016 di Surabaya, Kamis (20/10). PPI 2016 menempati area seluas 4.441 meter persegi yang terdiri dari 1.397 meter persegi untuk area tematik alat dan mesin pertanian yang diisi sekitar 17 perusahaan. Sedangkan, sisanya diisi sebanyak 53 booth peserta, dengan rincian 17 booth alat kesehatan dan laboratorium, 14 booth makanan dan minuman, 8 booth herbal dan jamu, serta 14 booth unit pendidikan, balai diklat, balai litbang, serta klinik informasi dan sertifikasi di lingkungan Kemenperin. “Panitia telah mengundang berbagai instansi pemerintah dan swasta yang akan menjadi potential buyer dari produk-produk tematik yang dipamerkan,” ujar dia. Syarif menjelaskan, PPI merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan Kemenperin untuk mempromosikan produk-produk unggulan industri dalam negeri yang bernilai tambah dan berdaya saing tinggi. “Tahun ini, kami fokus menampilkan keunggulan produk dari industri alat dan mesin pertanian serta alat kesehatan dan laboratorium yang telah berdaya saing di pasar domestik dan ekspor,” tutur Syarif. Menurut dia, pemilihan kedua industri tersebut dilakukan karena potensi belanja pemerintah untuk produk-produknya masih cukup besar. Sementara itu, kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan dan produk pertanian dalam menuju swasembada pangan semakin meningkat. “Makanya, perlu didukung oleh peralatan berkualitas tinggi yang diprioritaskan buatan industri dalam negeri,” tegas Syarif. PPI 2016 memilih tema “Bangga Menggunakan Produk Indonesia. Industri Indonesia, Industri Hebat” dengan mengusung konsep tematik, yang memadukan unsur promosi, informasi, edukasi, dan bisnis. Syarif mengungkapkan, Kota Surabaya dipilih sebagai tempat pameran karena merupakan kota terbesar kedua di Indonesia setelah Jakarta. Selain itu, Surabaya juga dikenal sebagai kota bisnis, dimana industri kecil, menengah dan besar tumbuh dan berkembang cukup pesat di kota ini. “Disamping itu, lokasinya cukup strategis karena mudah dijangkau dari berbagai daerah,” ujar dia. Selama pameran berlangsung, terang Syarif, akan diisi acara forum diskusi, talkshow success story, presentasi hasil litbang Kemenperin, workshop dan demo produk, lomba fotografi, serta temu komunitas online dan blogger yang akan mengulas berbagai produk unggulan dan perusahaan peserta PPI 2016. Eva Fitriani/EVA Investor Daily

Sumber: BeritaSatu