Masih Ada 164.000 Warga DKI Belum Rekam E-KTP

Jakarta – Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta, Edison Sianturi mengatakan hingga saat ini masih ada sebanyak 164.000 warga DKI Jakarta yang belum merekam electronic Kartu Tanda Penduduk (E-KTP). “Jumlah tersebut sekitar 2,3 persen dari wajib e-KTP di DKI Jakarta yang berjumlah 7,3 juta jiwa,” kata Edison kepada Beritasatu.com, Jumat (16/9). Berdasarkan data Dinas Dukcapil DKI Jakarta, hingga saat ini yang sudah memiliki e-KTP DKI sebanyak 7.225.180 jiwa dari total wajib e-KTP sebanyak 7.389.470 jiwa. Belum berkurangnya jumlah penduduk DKI yang belum merekam DKI, dikarenakan sebagian besar mereka berada di luar negeri. Tidak mungkin petugas Dinas Dukcapil ke luar negeri untuk menghampiri mereka. “Kan nggak mungkin kita mendatangi mereka agar mengurus e-KTP. Mereka harus datang ke Indonesia untuk segera merekam e-KTP. Karena kita tetap menargetkan perekaman e-KTP selesai pada bulan September ini,” ujarnya. Karena itu, ia meminta Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) bersama dengan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) untuk memberikan imbauan dan mendorong warga Jakarta yang berada di luar negeri agar segera kembali ke Indonesia untuk melakukan perekaman e-KTP. “Seharusnya Kemdagri dan Kemlu yang memberikan imbauan kepada mereka untuk segera melakukan perekaman e-KTP,” paparnya. Kendala lain adalah fisik e-KTP belum tersedia banyak. Hingga saat ini dari 7,2 juta penduduk DKI yang sudah merekam e-KTP, masih ada yang belum menerima fisik e-KTP sebanyak 377.000 orang. “Ya dari sananya dikasih terbatas. Jadi kita menunggu pemberian blanko fisik e-KTP dari Kemdagri. Lagipula ada juga warga yang meminta e-KTP baru karena ada yang rusak atau hilang,” ungkapnya. Lenny Tristia Tambun/FMB BeritaSatu.com

Sumber: BeritaSatu