Jokowi Ajak Pengusaha India Manfaatkan Pertumbuhan RI

Jakarta– Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak pengusaha India memanfaatkan momentum pertumbuhan ekonomi nasional dengan cara berinvestasi di Indonesia. Ajakan itu disampaikan Kepala Negara dalam pertemuan dengan 20 pimpinan perusahaan setingkat Chief Executive Officer (CEO) di Royal Ballroom, The Leela Palace Hotel, New Delhi, India, Selasa (13/12). “Saat ini, mungkin saat yang menguntungkan dalam memanfaatkan momentum yang kuat antara Perdana Menteri (India) Modi dan saya. Saat ini juga adalah waktu yang sangat tepat untuk menggali lebih banyak peluang di Indonesia,” kata Presiden Jokowi. Di hadapan para CEO, Presiden Jokowi mengatakan, sejak September 2015 pemerintah Indonesia telah melakukan berbagai terobosan seperti menggulirkan Paket Kebijakan Ekonomi Jilid I-XIV untuk memudahkan kalangan dunia usaha menanamkan modalnya di Indonesia. Disebutkan, saat ini Indonesia sangat memerlukan keterlibatan dunia usaha dalam pembangunan infrastruktur, e-commerce, manufaktur, dan pariwisata. Di sisi lain, lanjutnya, momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia yang positif menjadi salah satu pendorong pertumbuhan komunitas bisnis. “Setelah dua tahun bekerja keras, mengimplementasikan perubahan, pertumbuhan produk domestik bruto kami makin stabil, dan sentimen investor cukup positif,” ujarnya. Presiden Jokowi menambahkan, pemerintah Indonesia juga terus berupaya mengubah dan meningkatkan ekonomi melalui reformasi subsidi bahan bakar minyak (BBM), deregulasi berbagai jenis peraturan dan perizinan, serta peluncuran kerja sama perdagangan bebas dengan Uni Eropa dan Australia. “Tahun ini kita sudah meluncurkan program amnesti pajak, yang hanya dalam kurun waktu lima bulan sejak diluncurkan, sudah menjadi program amnesti pajak tersukses di dunia menurut Deutsche Bank,” katanya. Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima Beritasatu.com, para CEO yang hadir dalam pada pertemuan itu, merupakan pemimpin perusahaan di bidang teknologi informasi, infrastruktur, farmasi dan kesehatan, serta otomotif. Sementara itu, Presiden Jokowi didampingi, antara lain, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Mensesneg Pratikno, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Kepala BKPM Thomas Lembong, dan Duta Besar RI untuk India Rizal Wilmar Indrakesuma. Novy Lumanauw/WBP Investor Daily

Sumber: BeritaSatu