4.000 Warga Jakut yang Belum Merekam E-KTP

Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Jakarta Utara terus menggiatkan perekaman Kartu Tanda Penduduk elektronik atau e-KTP. Hingga Kamis (15/9), dari total 13.396 jiwa warga Jakarta Utara yang belum melakukan perekaman e-KTP pada awal September 2016 lalu, kini dua pekan setelah digiatkannya pelayanan akhir pekan, sudah dilakukan perekaman pada 9.323 jiwa. Artinya tinggal sisa 4.073 jiwa yang belum melakukan perekaman hingga akhir September nanti. Kepala Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Jakarta Utara, Erik Polim Sinurat, mengatakan, hingga pertengahan September ini pihaknya sudah melakukan pengoptimalan layanan perekaman kepada warga dan semakin mempermudah syarat-syarat perekaman. “Asalkan warga memiliki Kartu Keluarga dan Kartu Tanda Penduduk, itu bisa langsung datang ke kantor kelurahan untuk melakukan perekaman e-KTP, tidak perlu lagi membuat Surat Pengantar dari RT atau RW. Kita juga buka layanan akhir pekan dan layanan mobile perekaman untuk semakin mempermudah warga terutamanya yang permukimannya jauh dari kantor kelurahan,” ujar Erik kepada SP, Jumat (16/9) pagi. Ia mengungkapkan, dengan hanya tersisa 4.073 jiwa di Jakarta Utara saja yang belum melakukan perekaman, maka dia optimistis bahwa sisa jumlah warga tersebut bisa diselesaikan hingga akhir September 2016. “Memang di kantor kelurahan satuan pelayanan kami memiliki keterbatasan dalam hal jumlah alat perekaman maupun gangguan jaringan dari Kantor Kemendagri pusat, tapi itu tidak menyurutkan petugas kami untuk melakukan perekaman sehingga hasilnya cukup memuaskan,” tuturnya. Carlos Roy Fajarta/BW Suara Pembaruan

Sumber: BeritaSatu