Pembukaan Bursa Tokyo Turun 0,17%

RIMANEWS – Bursa saham Tokyo dibuka 0,17 persen lebih rendah pada Rabu, setelah Wall Street ditutup sebagian besar turun karena komentar bank sentral AS tentang valuasi “tinggi” di beberapa sektor ekuitas. Indeks Nikkei 225 turun 25,50 poin menjadi 15.369,66 di beberapa menit pertama perdagangan. Di AS pada Selasa, Nasdaq turun 0,54 persen setelah Federal Reserve memperingatkan bahwa beberapa saham teknologi tampaknya terlalu tinggi. Sebuah laporan Fed yang dirilis bersamaan dengan kesaksian di Kongres oleh Ketua Federal Reserve Janet Yellen yang mengatakan saham-saham lebih kecil di media sosial dan bioteknologi “secara substansial tampak mahal”. Yellen juga mengatakan bank sentral bisa menerapkan kenaikan suku bunga lebih cepat dari yang diharapkan jika pasar kerja terus melakukan perbaikan yang mantap. Namun, ia menambahkan bahwa pemulihan “belum lengkap”. Di New York, Dow Jones Industrial Average naik tipis 0,03 persen menjadi 17.060,68, sedangkan indeks berbasis luas S&P 500 turun 0,19 persen menjadi 1.973,28. Greenback berada di 101,73 yen pada awal perdagangan di Tokyo, Rabu, dibandingkan dengan 101,67 yen di New York pada Selasa sore. Euro dibeli 1,3566 dolar dan 137,99 yen dibandingkan dengan 1,3570 dolar dan 137,97 yen di perdagangan AS. (Dis/Ant) Baca Juga Hubungan Rusia-AS membeku China Kembalikan Drone Bawah Laut AS Fitch Rating tingkatkan rating kredit Indonesia Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : AS , wall street , Bursa , Federal Reserve , Indeks Nikkei , Nasdaq , Janet Yellen , Bursa saham Tokyo , AS , wall street , Bursa , Federal Reserve , Indeks Nikkei , Nasdaq , Janet Yellen , Bursa saham Tokyo

Sumber: RimaNews