Ini Alasan MKD Pulihkan Nama Baik Novanto

Jakarta – Anggota Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) dari Fraksi Partai Hanura, Syarifuddin Sudding, mengakui bahwa pihaknya sudah mengeluarkan surat keputusan mencabut putusan bersalah atas mantan Ketua DPR Setya Novanto dalam kasus Papa Minta Saham. Kata Sudding, putusan itu dikeluarkan Selasa (29/9), setelah MKD melaksanakan rapat menindaklanjuti permohonan Setya Novanto setelah gugatannya di MK terkait pembuktian dengan rekaman adalah tidak sah. “Ternyata sesuai dengan putusan MK, bahwa bukti rekaman bukti yang menjadi dasar menghukum yang bersangkutan (Setya Novanto), tidak bisa dijadikan alat bukti. Rekaman itu tidak sah dan tidak mengikat,” kata Sudding, Rabu (28/9). Atas dasar itulah MKD menganggap tidak ada cukup bukti proses persidangan MKD dahulu terhadap Novanto. MKD pun memutuskan untuk memulihkan harkat martabat Setya Novanto dan pihak lain terkait kasus itu. “Soal ini diumumkan ke publik atau tidak, kami MKD tidak mempunyai wewenang untuk mengumumkan ke publik,” pungkasnya. Markus Junianto Sihaloho/YUD BeritaSatu.com

Sumber: BeritaSatu