Kolaborasi Istimewa 14 Seniman Kontemporer

Jakarta – Sebagai bagian dari komitmen untuk memajukan dunia seni di tanah air, Martell Contemporary Art memilih kota Jakarta sebagai tempat bagi pagelaran pameran seni kontemporer bertajuk Living with Art . Mempertegas kembali komitmennya terhadap dunia seni, Martell menggandeng Amalia Wirjono dan Anita Boentarman sebagai kurator, dan didukung oleh 14 seniman Indonesia. Adapun 14 seniman berbakat yang terlibat dalam pameran ini antara lain, Antonio Sinaga, Cempaka Surakusumah, Edita Atmaja, Eldwin Pradipta, Erwin Windu Pranata, Fia Meta Gabriela, Iabadiou Piko, Irfan Hendrian, Kara Andarini, Mirfak Prabowo, Rebellionik, Rega Ayundya Putri dan Haikal Azizi, serta Zusfa Roihan. Managing Director Pernod Ricard Indonesia, Edhi Sumadi, mengatakan, Living with Art, merupakan pameran seni monokromatik dari seniman yang berasal dari berbagai disiplin ilmu. Pameran tahun ini, lanjut dia, memadukan antara desain interior dengan seni fotografi. “Tujuan dari pameran ini adalah untuk mengeksplorasi tema warna hitam dan putih dimana para seniman diberikan kebebasan untuk mengeksplorasi warna mereka sendiri yang dipadu dengan desain interior yang indah,” ujar Edhi Sumadi, di Jakarta, Senin (28/11) malam. Pameran seni kontemporer yang menarik untuk kalangan pecinta seni ini, lanjut dia, menampilkan ragam koleksi dalam ruangan sehari-hari yang sudah didekorasi dengan baik. Koleksi karya seni yang ditampilkan, kata Edhi, sangat bervariasi mulai dari semua jenis aspek komtemporer dari lukisan, patung, instalasi, ruang, digital, dan banyak lainnya. “Kadang kita melihat sebuah karya seni hanya sebagai benda mati, hal tersebut tidak sepenuhnya benar. Karya seni ditempatkan sedemikian rupa akan memperkaya kehidupan kita sehari-hari,” jelasnya. Melihat minimnya ruang untuk para seniman, lanjut Edhi, pihaknya ingin memberikan ruang lebih besar kepada seniman Indonesia. “Kami berharap, Martell Contemporary Art dapat memberikan kontribusi terhadap industri seni di Indonesia dan menjadi salah satu media seni para seniman Indonesia yang ingin menuangkan kreasinya,” tambahnya. Feriawan Hidayat/FER BeritaSatu.com

Sumber: BeritaSatu