Jatim Akan Tambah Lima Bandara

Surabaya- Provinsi Jawa Timur yang memiliki 38 kota/kabupaten akan menambah lima bandar udara (bandara) baru selain Bandara Internasional Juanda di Surabaya dan Bandara Abdurrahman Saleh di Malang. Kelima bandara yang kini masuk kajian Kementerian Perhubungan (Kemhub) itu berada di kawasan Purboyo Kabupaten Malang bagian Selatan, Tulungagung, Kepulauan Masalembu dan Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep, Madura. “Bandara Purboyo di (Kabupaten) Malang bagian Selatan kita matangkan kajiannya. Koordinasi juga sudah berjalan dengan TNI AL selaku pemilik lahan. Sesudah itu kita harapkan menyusul Tulungagung yang akan menjadi penghubung ke Purboyo, Malang,” ujar Kepala Dishub Jatim, Wahid Wahyudi dalam keterangan persnya, Selasa (27/9) sore. Selain di Purboyo Malang dan Tulungagung, akan dipersiapkan Bandara di Kepulauan Masalembu dan Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep. Selain itu, Kabupaten Lamongan sebagai bandara antisipasi menuju Bandara Pulau Bawean kini sedang dikaji. “Untuk Lamongan mungkin masih butuh waktu lama karena masuk rencana jangka panjang,” ujar dia sambil membenarkan, bahwa Pemprov Jatim saat ini masih berkoordinasi dengan pemerintah pusat soal studi kelayakan. Khusus untuk Bandara Purboyo di Malang Selatan, akan dioperasikan untuk penerbangan sipil maupun militer. Saat ini masih dalam tahapan pra-studi kelayakan dan dilanjutkan dengan studi kelayakan. “Hasil kajiannya masih belum diketahui, “ ujar Kadishub Wahid. Menurut Gubernur Jatim Soekarwo, Bandara di Malang cukup mendesak karena Bandara Abdurrahman Saleh seringkali terganggu erupsi Gunung Bromo dan Gunung Semeru. Bandara dengan 11 penerbangan sehari ini rata-rata dipadati 2.200 penumpang. Dari jumlah itu, 10 merupakan rute Malang-Jakarta dan hanya satu penerbangan ke Denpasar, Bali. Aries Sudiono/WBP Suara Pembaruan

Sumber: BeritaSatu